banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 bannerß 728x90 bannerß 728x90 banner 728x90
BERITA  

Demi Kelangsungan Pendidikan Anak Bangsa,  Masruli.S.Pd.I Rela Kerja Bakti 

banner 120x600
banner 325x300 banner 325x300

Konut,Spiritline.Id. – Masruli S.Pd.I, salah seorang pendidik yang perlu di ajukan Jempol, di mana saat di tempatkan untuk menahkodai SDN.8 Motui, bangunan sekolah tersebut benar benar tidak layak huni untuk di lakukan proses belajar – mengajar.

banner 325x300

Bangunan yang di tempatkan terkesan hutan, agak jauh dari perkampungan dan  akses jalanpun putus akibatkan sejak berdirinya bangunan tersebut menggunakan lahan masyarakat sehingga jalan menuju sekolah telah terkating , apalagi saat Masruli di tempatkan, belum ada murid untuk di lakukan proses belajar – mengajar..

Melihat kondisi bangunan yang belum layak fungsi, pak Masruli mulai melakukan pembenahan sebagaimana yang di sampaikan pada awak media di ruang kerjanya. Jum’at,5 Januari 2024

” Saya di tempatkan di SDN.8 Motui ini sejak 17 Mei 2023, dan guru 4 orang di tambah 1tenaga admin,yang kemudian datang guru agama jadi kami berjumlah 7 orang, dan setelah itu datang 1 orang calon P3K,atas nama Nyamirah,S.Pd.sehingga saat ini kami berjumlah 8 tenaga pengajar termasuk saya selaku Kepala Sekolah dan Adm.,  namun bicara kondisi sekolah ini awalnya belum layak digunakan untuk proses belajar mengajar,  selain jauh dari perkampungan, juga terlihat dari jalan terkesan hutan dan akses jalan putus diakibatkan jalan yang di gunakan milik warga”

Lanjut Masruli bahwa demi kenyamanan para murid,  pertama dilakukan membuka akses jalan.

“Karena kondisi sekolah yang belum layak, pertama saya lakukan membuka akses jalan, lalu membersihkan lingkungan sekolah,selanjutnya saya kordinasi dengan Kepala Sekolah SDN.3 Motui untuk meminta 3 siswanya di pindahkan ke SDN.8 Motui, Alhamndulillah di sepakati,dan terjadilah proses belajar berawal 3 siswa dan walau mereka bertiga ternyata merasa nyaman dan sayapun mulai melakukan perbaikan dokumen sekolah yang sudah tidak ada sama sekali,” 

“Berjalannya waktu di bulan Juni 2023, berkat kenyamanan tiga murid dalam menerima pelajaran dan pada akhirnya 5 murid terpancing untuk masuk di SDN.8 Motui dari Sekolah lain sampai saat penerimaan murid baru sebanyak 12 murid baru, sehingga jumlah keseluruhan 20 murid KLS.I.(satu) sehingga 30 kerja pertama saya bertugas, sudah mencapai 20 siswa ” Tambahnya.

” Berjalannya waktu ternyata ada pindahan lagi,yaitu dari Moramo 1, dari Makasar 1, dan dari SDN 6 Motui 1, yang kemudian demi menyelamatkan anak Bangsa,kendatipun belum ada di Dapodik,sambil di urus Kartu Keluarganya sebab itu merupakan syarat utama untuk masuk Dapodik saya mencoba masukan nama nama mereka sejumlah 19 Murid ke Aplikasi S I Pintar Calon Penerima Beasiswa PIP dan pada saat pengumuman layak dapat dari Kementerian dalam hal ini Dirjend Kementerian Pendidikan sejumlah 4 Siswa, yaitu Ashyad M.Ruci,  Qhaidir M.Zaki, Yuni Masnur dan Nabila.S.dan selain 4 murid ini akan ada menyusul sejumlah 5 murid (tahap antrian)sebab mereka sudah lolos berkas “Tutupnya

Masruli berharap kepada orang tua murid, kiranya data keluarga agar di lengkapi, mulai dari Kartu Keluarga, KTP, Akte Kelahiran Anak, sebab ini merupakan persyaratan utama se orang Siswa/Murid dalam mendapatkan bantuan Beasiswa Pendidikan baik dari Pemerintah Daerah, Provinsi maupun Pemerintah Pusat demi kelanjutan pendidikan anak.

Rudia

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *