banner 728x250
BERITA  

Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Covid-19 di Kabupaten Konut, SCM Bakal Tempuh jalur Hukum

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta – Sultra Corruption Monitoring (SCM) bakal tempuh jalur hukum terkait indikasi dugaan menyalahgunakan keuangan negara pada pengelolaan proyek dana hibah dan Dana Covid-19 pada tahun 2019 dan 2020 di Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi tenggara (Sultra), Melalui Konferensi Pers yang digelar pada hari Selasa Lalu.

Dalam kesempatan itu, Direktur Riset Dan Penelitian Sultra Corruption Monitoring (SCM), La Songo menyampaikan bahwa Bupati Konawe Utara, Dr. Ir. H. Ruksamin, M.Si diduga telah menyalahgunakan keuangan negara pada proyek dana hibah dan Anggaran Dana Covid-19 tahun 2019 dan 2020.

banner 325x300

“Berdasarkan Hasil telaah dari Data dan Informasi yang telah kami himpun, Saudara Bupati Konawe Utara diduga menyalahgunakan keuangan negara pada proyek dana hibah dan Anggaran Dana Covid-19 tahun 2019 dan 2020 Konawe Utara”, Ungkapnya

Lebih jelasnya Ia mengatakan, Bahwa Bupati Konawe Utara Diduga kuat mendesign Skema penyaluran dan Penerima dana Hibah untuk kepentingan peribadinya melalui orang terdekatnya, Begitu pula dalam penganggaran dan penggunaan dana covid-19 ditahun 2019 dan 2020.

“Saudara Ruksamin Diduga kuat melakukan mendesign Skema penyaluran dan Penerima dana Hibah untuk kepentingan Pribadinya melalui orang-orang terdekatnya, begitu pula dalam penganggaran dan penggunaan dana covid-19 ditahun 2019 dan 2020, anggaran Covid-19 Konawe Utara senilai 53 Milyar rupiah ” sebutnya

Lanjutnya, Menurut La Songo, anggaran Covid-19 Konawe Utara senilai 53 Milyar rupiah merupakan angka tertinggi disulawesi tenggara, apabila dilihat dari jumlah penderita covid ditahun tersebut dan jumlah penduduk Sangat tidak relevan dengan anggaran yang dihabiskan pemda konawe utara

” Ini merupakan angka tertinggi disulawesi tenggara, jika dilihat dari jumlah penderita covid ditahun tersebut dan jumlah penduduk Sangat tidak relevan dengan anggaran yang dihabiskan pemda konawe utara, sehingga kami menduga Bupati konawe utara telah melakukan Penyalahgunaan anggaran covid-19 ditahun 2019 dan 2020″, terangnya

Selain itu, Ketua DPD Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Sultra ini juga menegaskan bahwa hari rabu (28 April 2021) pihaknya akan menyerahkan Seluruh Dokumen indikasi penyalahgunaan keuangan negara pada pengelolaan proyek dana hibah dan Dana Covid-19 pada tahun 2019 dan 2020 Di Gedung Merah Putih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Kamis, (28/4/2021)

“Besok Seluruh Dokumen indikasi penyalahgunaan keuangan negara pada pengelolaan proyek dana hibah dan Dana Covid-19 pada tahun 2019 dan 2020 akan kami serahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, setelah itu Bareskrim Mabes Polri dan Tipidter Kejaksaan Agung RI”, Tegasnya. *(Rd/In)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *