banner 728x90 banner 728x90
BERITA  

Masyarakat Yang Terdampak Banjir di Kecamatan Molawe.KSO.Basman Menyalurkan Paket Sembako

banner 120x600
banner 325x300 banner 325x300

Konut,,Spiritline.id 

banner 325x300

Masyarakat Kecamatan Molawe yang terkena dampak banjir  di hari Kamis 19 Mei 2022 lalu, merasa berterimakasih kepada Managemen KSO-.Basman, di mana saat mereka di landa musibah, KSO-Basman memberikan sejumlah bantuan,berupa beras750 Kg dalam bentuk kemasan 5Kg, 20 bungkus Minyak Goreng (1liter/bungkus) Mie Instan sebanyak 600 bungkus, dan Gula pasir sekitar 20 Liter, sehingga ikut meringankan beban mereka.

KSO-Basman salah satu pengusaha lokal yang lahir dari masyarakat Molawe, di mana sebagian Kecamatan Molawe merupakan Konsesi Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT.Antam T.bk yang juga telah bekerjasama dengan KSO- Basman.

Sapodin selaku Camat Molawe sangat mengapresiasi upaya KSO-Basman yang turut memberikan bantuan sebagaimana yang di sampaikan saat di temui awak media.Sabtu,21 Mei 2022

“Mewakili Pemerintah Kecamatan Molawe, saya mengucapkan kepada KSO-BASMAN yang telah membantu  masyarakat kami yang terkena banjir, semoga kiriman bantuan dari KSO-Basman ini dapat meringankan beban mereka”

Ucapan apresiasi juga datang dari mantan Pj.Kepala Desa Awila bahwa KSO-Basman yang merupakan pengusaha lokal sudah membuktikan kepeduliaannya sesama makhluk ciptaan Yang Maha Kuasa.

“Saya sering mendengar pengusaha yang bergerak di tambang nikel hanya infestor dari negeri jauh sana, setelah penyerahan bantuan ini, telah membuktikan pengusaha lokal asli Konut ini menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan yang terdampak banjir bandang beberapa hari yang lalu.” ujar Ridayanti Pj. Kades Awila.

Pj. Kades Awila menuturkan, banjir bandang yang menimpa wilayahnya terjadi pada hari Kamis 19/5/2022 setelah diguyur hujan deras, sekitar jam 20:30 debit air sungai Omboa tiba-tiba meluap masuk diperumahan warga disertai arus yang sangat deras, mengakibatkan 100 Kepala Keluarga merasakan genangan air dalam rumahnya setinggi 1 meter.

Beberapa warga korban banjir bandang harus evakuasi mandiri menuju rumah sanak saudaranya yang tidak terdampak, sampai pagi hari. diperkirakan air tersebut surut sekitar matahari mulai bersinar dari ufuk timur.

“Waktu banjir malam itu, kami tidak berani keluar rumah, diluar ketinggian air lebih dari 1 meter dengan arus yang sangat deras. Suami dan anak saya tidak berani keluar melihat tempat usaha perabot. setelah kami hitung estimasi kerugian untuk saya pribadi mencapai 20 jutaan Rupiah.” ucap Susi Lambora warga Desa Awila yang terdampak bencana banjir bandang.

sampai saat ini, pihak pemerintah belum bisa perkirakan nilai kerugian pasca banjir bandang yang menimpa 4 Desa dengan 1 Kelurahan yang ada di Kecamatan Molawe.

Rudia/Spiritline.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *